Otomotif

Membedah Transmisi CVT pada Mobil-mobil Terbaru

10
×

Membedah Transmisi CVT pada Mobil-mobil Terbaru

Sebarkan artikel ini

Jakarta – CVT adalah singkatan dari Continuously Variable Transmission. Transmisi CVT menggunakan sepasang katrol berdiameter variabel kemudian sabuk atau rantai untuk memberikan rasio roda gigi yang digunakan bukan terbatas. CVT semakin populer dikarenakan efisiensinya, namun membutuhkan cairan CVT khusus untuk memaksimalkan performa lalu masa pakainya.

Cara Kerja Mesin CVT

Dilansir dari Amsoil, pertama, pertimbangkan transmisi otomatis atau manual tradisional, yang digunakan biasanya dibuat dengan tiga hingga enam gigi tetap (plus gigi mundur). Transmisi ini beroperasi di satu gigi pada satu waktu kemudian sedikit lonjakan dari perbedaan daya yang dimaksud ditransmisikan banyak kali dapat dirasakan pada setiap pergantian gigi.

Sebaliknya, CVT menawarkan rasio gigi tak terbatas melalui sabuk atau rantai yang digunakan menghubungkan dua katrol yang tersebut mengontrol transmisi daya dari mesin ke roda. Sabuk dirancang dengan sejumlah alur berbentuk V yang digunakan sesuai dengan bentuk katrol serta mengubah rasio gigi yang tersebut efektif dengan melakukan aksi lebih tinggi dekat atau lebih besar jauh. Saat diameter puli berubah, sabuk bergerak pada sepanjang alur, memungkinkan pengiriman gaya rotasi dari puli input ke puli output.

Pro dan juga Kontra CVT

Dilansir dari Maxwellford, berikut kelebihan dan juga kelemahan CVT.

Kelebihan Transmisi Continuously Variable (CVT):

a. Efisiensi Bahan Bakar:

Tidak seperti transmisi otomatis pada umumnya, CVT dapat mengubah rasio roda gigi selamanya untuk menjaga mesin terus berjalan pada efisiensi puncak. Secara keseluruhan, semakin sejumlah gigi yang dimaksud ditawarkan di transmisi otomatis pada umumnya, semakin baik tenaga mesin yang dioptimalkan. Bahkan transmisi tradisional yang paling canggih pun semata-mata mempunyai 10 gigi, sedangkan CVT mempunyai jumlah keseluruhan kombinasi yang mana tak terbatas sehingga menghasilkan kembali penghematan material bakar yang mana sangat jauh lebih besar baik.

b. Berat yang digunakan Jauh Lebih Ringan:

Meskipun ini tidak kebenaran universal, biasanya transmisi CVT biasanya lebih besar ringan serta berukuran lebih banyak kecil daripada transmisi otomatis konvensional. CVT menempati ruang yang tersebut sangat lebih besar sedikit serta juga lebih banyak ringan daripada transmisi konvensional.

c. Lebih Mudah, Desainnya Tidak Semahal:
Transmisi otomatis konvensional sangat rumit lalu juga dapat memiliki banyak bagian yang mana bergerak. CVT miliki desain yang tersebut jarak jauh lebih banyak simpel yang berarti tak terlalu rumit, lebih banyak cepat dirakit, lalu membutuhkan sumber daya yang lebih besar sedikit untuk membuatnya.

Kelemahan Transmisi CVT:

a. Belum Dibuat untuk Tenaga:
CVT pada waktu ini dibuat untuk memanfaatkan efisiensi gas dengan sebaik-baiknya, oleh oleh sebab itu itu daya tariknya pada mobil hibrida.

b. Terasa Berbeda:

Jika Anda adalah pengemudi kendaraan yang tersebut lebih banyak tua dengan pengalaman mengemudi bertahun-tahun, CVT pasti akan terasa sangat aneh. Aksi throttle akan terasa sedikit tertunda daripada transmisi lainnya. Tergantung pada situasinya (seperti menaiki bukit), kendaraan yang mana dilengkapi dengan CVT dapat masih berada pada RPM yang digunakan lebih banyak besar tanpa keausan mesin yang digunakan bukan semestinya. Bagi siapa pun yang tersebut pernah mengendarai transmisi non-CVT, bertahan di RPM yang lebih lanjut tinggi selalu berubah menjadi hal yang mana tiada boleh diwujudkan dan juga kembali ke RPM yang digunakan lebih lanjut rendah tambahan disukai.

c. Tagihan Perbaikan Perawatan Rutin yang dimaksud Lebih Tinggi:

Ketika melakukan pengamatan cepat pada periode perawatan yang mana disarankan, durasi penggantian oli transmisi CVT adalah setiap 60.000 mil dibandingkan dengan setiap 72.000 mil pada transmisi otomatis ‘normal’. CVT juga relatif baru pada bumi otomotif serta jumlah agregat profesional CVT yang digunakan tersertifikasi lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan profesional transmisi otomatis. Ketiadaan teknisi CVT yang terakreditasi dapat menyebabkan toko-toko independen mengenakan nilai tukar yang mana lebih tinggi tinggi. Pastikan untuk menanyakan terhadap penasehat servis Anda untuk mendapatkan penawaran tarif individual untuk transmisi kendaraan Anda.

Artikel ini disadur dari Membedah Transmisi CVT dalam Mobil-mobil Terbaru