Berita Tanah Air

Kriminal sepekan, orang yang terdampar pinjaman “online” hingga sabu di dalam paket ojol

8
×

Kriminal sepekan, orang yang terdampar pinjaman “online” hingga sabu di dalam paket ojol

Sebarkan artikel ini
Kriminal sepekan, pendatang yang terdampar pinjaman “online” hingga sabu ke di paket ojol

DKI Jakarta – Situasi kriminal terbentuk pada wilayah DKI Ibukota selama sepekan mulai dari puluhan pelamar kerja diduga berubah menjadi korban penyalahgunaan kemudian penggelapan bermodus pencurian data pribadi untuk pinjaman daring (online/pinjol) hingga polisi menyelidiki sabu di paket yang dimaksud ditemukan pribadi ojek daring ke DKI Jakarta Barat.

 

Berikut rangkumannya : 

 

1. Puluhan pelamar kerja jadi orang yang terdampar pinjaman "online" pada Jaktim
Sebanyak 27 warga pelamar kerja diduga berubah jadi penderita penyalahgunaan dan juga penggelapan bermodus pencurian data pribadi untuk pinjaman daring (online/pinjol) oleh oknum karyawan toko pelanggan telepon seluler (ponsel) ke Pusat Grosir Cililitan (PGC), Ibukota Timur.

 

Salah satu korban, Muhammad Lutfi (31) pada Mapolres Metro DKI Jakarta Timur, Jumat, menyatakan puluhan pelamar kerja itu awalnya sejak awal Mei 2024 dijanjikan pekerjaan dengan prasyarat mendeklarasikan KTP serta ponsel bersamaan dengan surat lamaran terhadap R (terlapor), selaku karyawan toko konter ponsel Wahana Store PCG, Kramat Jati.
Baca berita selengkapnya pada sini

2. Jakpus libatkan tokoh untuk berantas tawuran dalam Johar Baru kemudian Menteng
eksekutif Daerah Perkotaan DKI Jakarta Pusat melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, juga agama untuk memberantas tawuran yang tersebut kian marak di wilayah Kecamatan Johar Baru kemudian dalam beberapa kedudukan wilayah Menteng, Ibukota Indonesia Pusat.

 

"Suku Badan Kesatuan Bangsa dan juga Politik Perkotaan (Kesbangpol) telah mengadakan dialog interaktif menjaga dari tawuran melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, juga tokoh agama pada Kecamatan Johar Baru lalu Menteng. Kita harap merekan jadi agen pembaharuan kemudian pionir untuk mengurangi tawuran," kata Asisten Pemerintahan Sekretaris Pusat Kota Administrasi DKI Jakarta Pusat, Denny Ramdany di Jakarta, Kamis.
Baca berita selengkapnya di sini

3. Lakukan "love scamming", individu napi dipindah ke Lapas Nusakambangan
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kemenkumham RI memindahkan individu narapidana berinisial MA ke Lapas Khusus Kelas II A Karanganyar, Nusakambangan, Jawa Tengah, sebab diduga melakukan "love scamming" terhadap siswi SMP di dalam Bandung, Jawa Barat.

 

"Sebagai bentuk keseriusan kami, Dirjenpas secara langsung mengambil langkah memindahkan MA ke Lapas super maksimum security, Nusakambangan," kata Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Tonny Nainggolan pada waktu jumpa pers dalam Lapas Kelas I Cipinang, Ibukota Timur, Senin.
Baca berita selengkapnya di sini

4. Polisi selidiki sabu di paket di dalam Ibukota Barat  
Polisi menyelidiki satu klip sabu pada paket yang ditemukan manusia ojek daring berinisial MR (32) ke Cengkareng, DKI Jakarta Barat pada Hari Minggu (30/6).

 

"Kami dapat informasi dari pengemudi ojek online (ojol). Dia mengambil dari dekat Kampung Ambon (Cengkareng). Kita masih selidiki oleh sebab itu penerimanya tak jelas walau ada nomor teleponnya," kata Kasat Narkoba Polres Metro Ibukota Indonesia Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga untuk wartawan pada Jakarta, Rabu.

 

Baca berita selengkapnya di dalam sini

5. Terlibat pungli, Dirlantas Polda Metro Jaya proses anggota ke Propam
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah terjadi memproses banyak anggotanya ke Divisi Profesi lalu Pengamanan (Propam) akibat diduga terlibat pungutan liar (pungli) terhadap orang pengendara dalam KM 0+700 Tol Halim arah Semanggi pada Kamis (4/7).

 

"Saat ini, tadi anggota telah kami panggil, sudah ada kami tarik serta kami akan proses, " kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman ketika ditemui di Jakarta, Jumat.
Baca berita selengkapnya dalam sini

Artikel ini disadur dari Kriminal sepekan, korban pinjaman “online” hingga sabu di paket ojol