Humaniora

Kesiapan Infrastruktur Daerah 3T Jadi Tantangan Pemerataan Tenaga

8
×

Kesiapan Infrastruktur Daerah 3T Jadi Tantangan Pemerataan Tenaga

Sebarkan artikel ini
Kesiapan Infrastruktur Daerah 3T Jadi Tantangan Pemerataan Tenaga

JAKARTA – Langkah pemerintah pada memberikan akses energi yang dimaksud merata lalu terjangkau untuk seluruh penduduk pada semua wilayah pada Tanah Air terus dilakukan. Pemerataan energi nasional ke seluruh pelosok negeri bukanlah hal mudah.

Kesiapan infrastruktur pada tempat 3T (tertinggal, terdepan, terluar) berubah jadi tantangan tersendiri di pembagian merata energi. Belum lagi pada kesetaraan sumber daya manusia pada memberikan pelayanan masyarakat.

Pimpinan Pusat (PP) Kesatria Muda Respublika (KMR) dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) mengatur focus group discussion dengan tema “Menuju SDM Unggul untuk Ketersediaan kemudian Keterjangkauan BBM pada Indonesia” dalam Gedung Fakultas Keguruan juga Pengetahuan Pendidikan Uhamka, Rabu (3/7/2024).

Iwan Bento Wijaya, Dewan Pembina PP KMR mengungkapkan pemerintah telah terjadi menetapkan kebijakan BBM Satu Harga melalui Perpres No 63 Tahun 2020. Jika kegiatan BBM Satu Harga terbuka bagi badan bidang usaha yang tersebut mempunyai izin untuk turut andil pada kesetaraan energi di Indonesia.

Melalui Kementerian Daya lalu Informan Daya Mineral (ESDM), setiap badan bisnis yang digunakan miliki izin berhak terlibat di memberikan aksesibilitas energi hingga area 3T.

“Lalu siapa yang digunakan mengikuti program? Siapa yang tersebut punya semangat nasionalisme menyediakan BBM ke area 3T? Hanya dua yakni PT Patra Niaga juga PT AKR,” kata Iwan.

Dia menafsirkan betapa pentingnya SDM unggul di tata niaga sektor minyak kemudian gas baik di hulu maupun hilir. Baginya, diperlukan penanaman modal yang besar pada tata kelola sumber daya manusia.

“Ini harus ada bentuk sinergisitas antara penanaman modal pada SDM juga penanaman modal pada teknologi untuk melakukan pengawasan,” ujar Iwan yang digunakan juga pengamat energi.

Ketua Umum Perkumpulan Armada Sewa (PAS) Tanah Air Wiwit Sudarsono mengungkapkan bahwa inisiatif BBM Satu Harga yang tersebut dijalankan oleh pemerintah cukup dirasakan sopir angkutan umum online pada daerah.

Artikel ini disadur dari Kesiapan Infrastruktur Daerah 3T Jadi Tantangan Pemerataan Energi