Internasional

Kecam Genosida Gaza, OKI Desak 57 Anggotanya Jatuhkan Sanksi ke negara Israel

8
×

Kecam Genosida Gaza, OKI Desak 57 Anggotanya Jatuhkan Sanksi ke negara Israel

Sebarkan artikel ini
Kecam Genosida Gaza, OKI Desak 57 Anggotanya Jatuhkan Sanksi ke negara negara Israel

BANJUL – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam genosida pada Daerah Gaza oleh militer Zionis. Organisasi itu juga mendesak 57 negara anggotanya untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel.

Itu merupakan resolusi yang mana diadopsi OKI pada akhir reuni puncak pada Gambia, kemarin.

“Organisasi memohonkan anggota untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel, kekuatan pendudukan, serta menghentikan ekspor senjata serta amunisi yang tersebut digunakan oleh tentaranya untuk melakukan kejahatan genosida dalam Gaza,” bunyi resolusi yang tersebut diadopsi OKI, yang tersebut disitir AFP, Awal Minggu (6/5/2024).

“Mendesak anggota untuk melakukan tekanan diplomatik, kebijakan pemerintah lalu hukum lalu mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan kejahatan pendudukan kolonial Israel, juga pertempuran genosida yang digunakan dilancarkan terhadap rakyat Palestina, salah satunya dengan menjatuhkan sanksi,” lanjut bunyi resolusi tersebut.

OKI juga menyerukan gencatan senjata segera, permanen dan juga tanpa syarat.

Didirikan pada tahun 1969 setelahnya pembakaran Masjid al-Aqsa pada Yerusalem, OKI bertujuan untuk meningkatkan solidaritas umat Islam, menggalang perjuangan Palestina kemudian mempertahankan website suci umat Islam.

Pada bulan November 2023, merekan bertemu dengan Turnamen Arab di dalam Riyadh untuk pertandingan puncak bersama, mengutuk tindakan pasukan negeri Israel di Gaza, namun menahan diri untuk tiada menetapkan tindakan perekonomian serta kebijakan pemerintah yang dimaksud menghukum Israel.

Namun pada bulan Desember 2023, OKI menyambut baik tindakan yang mana dilaksanakan Afrika Selatan terhadap negeri Israel dalam Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang dimaksud menuduh rezim Zionis melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

KTT Ke-15 OKI, yang mana dimulai pada hari Sabtu, berfokus pada Kairo, tempat perjumpaan mengenai usulan gencatan senjata—yang diadakan akhir pekan berikutnya tanpa kemajuan nyata.

Hanya segelintir pemimpin Afrika yang digunakan mengunjungi KTT OKI secara langsung, sebagian besar pemimpin dari 57 negara anggota mengirimkan perwakilannya.

Perang paling berdarah pada Daerah Gaza dimulai pasca serangan organisasi Hamas pada 7 Oktober yang dimaksud belum pernah terjadi sebelumnya terhadap negeri Israel yang mengakibatkan kematian lebih lanjut dari 1.170 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP menghadapi hitungan resmi Israel.

Bersumpah untuk menghancurkan Hamas, serangan brutal tanah Israel sudah pernah menewaskan sedikitnya 34.683 khalayak ke Gaza, sebagian besar wanita serta anak-anak, menurut Kementerian Kesejahteraan Gaza.

Artikel ini disadur dari Kecam Genosida Gaza, OKI Desak 57 Anggotanya Jatuhkan Sanksi ke Israel