Humaniora

Bicara Udara Bebas Gandeng BRIN Siapkan Informasi untuk Penanganan Zat Berbahaya

8
×

Bicara Udara Bebas Gandeng BRIN Siapkan Informasi untuk Penanganan Zat Berbahaya

Sebarkan artikel ini
Bicara Lingkungan Bebas Gandeng BRIN Siapkan Berita untuk Penanganan Zat Sangat Berbahaya

JAKARTA – Yayasan Lingkungan Anak Bangsa atau Bicara Atmosfer menjalin kerja mirip dengan Badan Penelitian kemudian Inovasi Nasional (BRIN) di penanganan polusi udara. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dimaksud berlangsung pada Kantor BRIN, Jakarta.

Kerja mirip ini bertujuan untuk menyokong kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, dan juga invensi juga pembaharuan di dalam bidang penanganan polusi udara. Dengan adanya nota kesepahaman ini, Bicara Atmosfer serta BRIN berazam untuk bekerja sebanding pada upaya mengidentifikasi sumber utama polusi udara juga mengedukasi rakyat mengenai pentingnya kualitas udara yang dimaksud bersih.

Co-Founder Bicara Udara Bebas Novita Natalia menyampaikan, salah satu tahapan pertama yang mana direalisasikan oleh China pada penanganan polusi udara adalah melakukan identifikasi sumber utama polusi udara menggunakan data sebagai basis pengambilan kebijakan.

“Harapannya, kolaborasi dengan BRIN dapat mengupayakan pemerintah di pengaplikasian data untuk kebijakan udara bersih,” ujarnya, Hari Sabtu (6/7/2024).

Novita melanjutkan, nota kesepahaman ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata di upaya penanganan polusi udara pada Indonesia, juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan udara yang digunakan lebih besar bersih juga sehat.

Bicara Udara Bebas akan berubah menjadi mitra strategis BRIN di menjalankan penelitian Identifikasi Sumber Utama Pencemaran Udara. Penelitian ini diharapkan dapat berubah menjadi dasar bagi pemerintah di merumuskan kebijakan pengendalian polusi udara yang tersebut berbasis data.

“Dengan belajar dari negara-negara lain yang sudah berhasil mengatasi polusi udara, kami berharap kerja mirip dengan BRIN dapat mempercepat implementasi kebijakan berbasis data di Indonesia. Hal ini adalah langkah awal menuju lingkungan yang digunakan lebih tinggi segar dan juga udara yang tambahan bersih bagi masyarakat,” kata Novita.

Sekretaris Deputi Sektor Pemanfaatan Penelitian juga Inovasi BRIN Lindawati Wardani mengungkapkan, salah satu ruang lingkup kerja mirip yaitu penyusunan strategi pengendalian kualitas udara yang efektif berdasarkan identifikasi sumber utama polusi udara dan juga hasil riset juga inovasi.

“Serta melakukan advokasi terhadap analisis data yang digunakan berubah menjadi partisipasi sumber polusi, kebijakan, juga penelitian sehubungan dengan kualitas udara, juga pendekatan serta praktik terbaik di negara juga negara lain sehubungan dengan penanganan polusi udara,” imbuhnya.

Linda menambahkan, kegiatan kolaborasi nantinya akan berbasis riset dan juga perubahan juga menyinergikan sumber daya serta kompetensi yang dimaksud dimiliki baik dari pihaknya maupun dari komunitas melalui Bicara Udara.

“Kami sangat berharap dengan adanya kerjasamanya ini mampu menggalakkan pengembangan kemudian pemanfaatan hasil riset perubahan utamanya untuk penanganan polusi Atmosfer sehingga kualitas udara bersih juga dapat dikendalikan dengan baik,” katanya.

Artikel ini disadur dari Bicara Udara Gandeng BRIN Siapkan Data untuk Penanganan Polusi